Bertelur dan memeriksa kawanan

Kenapa ayam tidak bertelur? Penyebab dan cara memeriksanya

Ketika produksi turun, saya tidak langsung mengganti pakan atau menambah suplemen. Saya memastikan dulu jumlah ayam, lokasi sarang, catatan telur, lalu memeriksa faktor yang dapat memengaruhi seluruh kelompok.

Peternak rumahan memeriksa kotak sarang dengan keranjang telur kecil dan ayam di dekat kandang kayu

Yang perlu disesuaikan untuk kondisi Indonesia

Angka dasar tetap berguna, tetapi iklim tropis mengubah cara menerapkannya. Panas, kelembapan, musim hujan, kualitas air, dan ketersediaan pakan lokal harus masuk ke keputusan, bukan ditambahkan belakangan.

Pada cuaca panas-lembap, penurunan konsumsi, air yang cepat hangat, dan parasit sering bekerja bersamaan. Periksa ketiganya sebelum menyalahkan satu bahan pakan.

Pastikan telur benar-benar hilang

Hitung ulang ayam dan cari sarang tersembunyi di semak, tumpukan barang, atau sudut bangunan. Periksa apakah predator, tikus, ular, atau ayam pemakan telur mengambil hasil. Catatan harian mencegah kesan ‘tidak bertelur’ ketika sebenarnya produksi hanya turun beberapa butir.

Umur, rontok bulu, dan fase alami

Ayam tua bertelur lebih jarang dan membutuhkan waktu lebih lama pulih setelah rontok bulu. Betina yang mengeram juga berhenti sementara. Lihat bulu baru, kondisi jengger, perilaku di sarang, dan tanggal produksi sebelumnya sebelum menyebut masalah sebagai kekurangan nutrisi.

Panas mengurangi makan sebelum telur turun

Pada cuaca panas-lembap, konsumsi pakan dapat turun sementara kebutuhan tubuh tetap ada. Sediakan air sejuk, bayangan, dan aliran udara; tawarkan pakan utama pada jam lebih sejuk. Menambah jagung atau sisa dapur justru mengencerkan protein dan mineral yang diperlukan untuk membuat telur.

Air dan pakan harus benar-benar dikonsumsi

Satu tempat pakan penuh tidak berarti semua ayam makan. Amati ayam pemalu saat kelompok berkumpul, timbang pemakaian pakan, dan cek apakah air hangat, berlendir, bocor, atau terlalu jauh. Perubahan merek sebaiknya bertahap agar penolakan pakan dapat dikenali.

Stres, parasit, dan kesehatan

Perpindahan kandang, penambahan ayam, gangguan predator, kepadatan, tungau merah, serta penyakit dapat menurunkan produksi. Periksa malam hari untuk parasit, timbang ayam yang tampak kurus, dan catat perubahan kotoran atau napas. Jangan mengobati seluruh kelompok tanpa alasan yang jelas.

Gunakan urutan, bukan tebakan

Jika semua ayam turun bersamaan, cari faktor bersama seperti panas, air, pakan, cahaya, atau gangguan. Jika hanya satu individu berubah, periksa tubuhnya. Penurunan mendadak disertai lesu, diare, kesulitan bernapas, atau kematian perlu dibicarakan dengan dokter hewan.

Urutan pemeriksaan ketika telur mendadak berkurang

Saya mulai dari jumlah ayam, lokasi sarang, dan catatan telur, lalu memeriksa air, jumlah pakan yang benar-benar dimakan, kondisi tubuh, fase mabung, umur, stres, dan parasit. Di Indonesia, panas dan kelembapan dapat menurunkan konsumsi sebelum produksi jatuh, sedangkan musim hujan dapat membuat ayam memilih sarang tersembunyi. Jika seluruh kelompok turun bersama, saya mencari faktor bersama. Jika hanya satu ayam yang berubah, pemeriksaan individu lebih penting daripada mengganti ransum seluruh kandang.

Sebelum memilih obat atau suplemen, saya menulis urutan gejalanya. Apakah masalah muncul pada satu ayam atau seluruh kelompok, kapan terakhir ayam terlihat normal, apakah ada karung pakan baru, perubahan cuaca, pemindahan kandang, penambahan ayam, atau penurunan konsumsi air? Urutan ini sering mempersempit penyebab lebih cepat daripada daftar penyakit di internet. Foto kotoran, mata, jengger, kaki, serta kondisi kandang juga berguna bila akhirnya perlu berkonsultasi dengan dokter hewan.

Ayam yang sakit atau sangat lemah saya pindahkan ke tempat yang tenang, kering, teduh, tetapi masih memiliki sirkulasi udara. Pemisahan bukan hukuman dan bukan diagnosis; tujuannya agar ayam dapat mencapai air dan pakan tanpa berebut serta supaya kita dapat mengukur kotoran dan konsumsi. Saya memakai wadah tersendiri dan membersihkan tangan serta alas kaki sebelum kembali ke kelompok sehat. Di iklim hangat, alat dan kandang karantina yang lembap dapat menjadi tempat masalah baru bila tidak dikeringkan setiap hari.

Untuk parasit, nama dagang bukan hal pertama yang saya cari. Saya perlu tahu apakah hama hidup pada tubuh ayam, bersembunyi di kandang, atau keduanya, karena tempat penanganannya berbeda. Produk harus terdaftar untuk unggas dan digunakan sesuai label, termasuk dosis, pengulangan, perlindungan orang yang menyemprot, serta masa henti telur atau daging bila tercantum. Mencampur insektisida, minyak, kapur, dan bahan rumah tangga secara acak dapat meracuni ayam tanpa memutus siklus hama.

Setelah melakukan satu perubahan, saya menetapkan waktu pemeriksaan berikutnya. Kasus ringan mungkin dinilai lagi pada pagi dan sore hari, sedangkan kondisi memburuk, gangguan napas, perdarahan, tidak mampu berdiri, perut membesar, atau beberapa ayam sakit bersamaan tidak layak ditunggu berhari-hari. Catatan singkat tentang jumlah ayam terdampak, suhu lingkungan, pakan, air, telur, dan tindakan yang sudah dilakukan membuat keputusan berikutnya lebih tenang dan jauh lebih berguna bagi dokter hewan.

Cara saya mengecek hasilnya di kandang

Saya memakai urutan pemeriksaan yang sama dan mengubah satu hal pada satu waktu. Dengan begitu hasil dapat dinilai dari catatan, bukan dari kesan sesaat.

  • Amati ayam pagi hari sebelum cuaca panas.
  • Pisahkan ayam yang lemah tanpa membuatnya sendirian dalam kondisi dingin atau basah.
  • Catat minum, makan, kotoran, napas, jengger, dan perubahan bobot.
  • Periksa kandang pada malam hari bila parasit dicurigai.
  • Ubah satu hal pada satu waktu agar hasilnya dapat dinilai.
  • Jangan menunda dokter hewan bila ayam sulit bernapas, tidak berdiri, atau memburuk cepat.
Piotr Markot, peternak unggas

Penulis

Piotr Markot

Peternak unggas. Saya Piotr Markot, peternak unggas. Saya menulis dari pengalaman memelihara ayam sendiri, lalu memeriksa angka dan rekomendasi dengan sumber teknis. Untuk pembaca Indonesia, istilah dan bagian iklim disesuaikan dengan kondisi tropis; bila menyangkut penyakit, dokter hewan tetap menjadi rujukan.

Pertanyaan yang sering diajukan

Mengapa ayam tiba-tiba berhenti bertelur?

Panas, kurang makan atau minum, rontok bulu, stres, parasit, penyakit, mengeram, dan umur adalah penyebab umum.

Apakah kalsium selalu mengembalikan produksi?

Tidak. Kalsium membantu pembentukan cangkang, tetapi tidak memperbaiki panas, penyakit, kekurangan energi-protein, atau ayam yang sedang rontok bulu.

Berapa lama ayam berhenti saat rontok bulu?

Bervariasi dari beberapa minggu sampai lebih lama, bergantung umur, kondisi tubuh, pakan, dan galur.

Kapan perlu dokter hewan?

Saat penurunan produksi disertai lesu berat, sulit bernapas, diare parah, perut membesar, penurunan berat badan, atau beberapa ayam sakit bersamaan.

Sumber dan dasar teknis

Masih ada pertanyaan?

Tuliskan umur, jumlah ayam, kondisi kandang, pakan, dan urutan kejadian agar pertanyaannya dapat dibaca dengan konteks.

Ingin catatan kawanan, telur, dan cek harian di satu tempat?

Twoja Farma membantu Anda menyimpan catatan telur, pengamatan, biaya, dan catatan kerja sama, sehingga keputusan didasarkan pada kawanan Anda sendiri, bukan hanya menebak-nebak.

Buka aplikasinya Kembali ke blog